Senin, 21 Oktober 2013
Karangan ilmiah,semi ilmiah dan non ilmiah
Jelaskan
pengertian,macam,sifat dan bentuk karangan ilmiah (ilmiah,semi ilmiah,dan non
ilmiah). Jadi buat membedakan antara ketiganya.berikut ciri-ciri dari
ketiganya?
Bentuk Karangan ada 3
yaitu :
·
Karangan Ilmiah
·
Karangan Semi ilmiah
·
Karangan Non ilmiah
Pengertian Karangan ilmiah
Pengertian
karangan ilmiah yaitu karangan merupakan sebuah karya tulis yang mana didalam
isinya mengungkapkan suatu pembahasan yang lengkap dan secara ilmiah yang
dituliskan oleh seorang penulis.Untuk memberitahukan sesuatu hal secara logis
dan sistematis kepada para pembaca.
Karya
ilmiah juga biasanya ditulis untuk mencari sebuah jawaban mengenai sesuatu hal
yang diteliti dan untuk membuktikan kebenaran tentang sesuatu yang terdapat
dalam objek tulisan tersebut.Biasanya tulisan ilmiah sering mengangkat tema
seputar hal-hal yang baru (aktual)dan belum pernah ditulis oleh orang lain agar
terlihat beda dan terkesan baik.Istilah Karya ilmiah adalah mengacu kepada
sebuah karya tulis yang menyusun dan menyajikan berdasrkan pada suatu kajian
ilmiah dan cara kerja ilmiah .Didalam sebuah penulisan karya ilmiah,baik makalh
maupun laporan penelitian biasanya telah didasarkan pada suatu kajian ilmiah
dan cara kerja yang ilmiah.Sekian informasi sederhana saya mengenai Pengertian
Karya ilmiah . Karya ilmiah atau dalam bahasa inggris (scientific papper)
adalah laporan tertulis dsan publikasi yang memaparkan hasil penelitian atau
pengkajian yang telah dilakukan oleh sesorang atau sebuah tim dengan memenuhi
kaidah dan etika keilmuwan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat
keilmuwan.Terdapat berbagai jenis karangan ilmiah ,antar lain laporan
penilitian,mkalah seminar atau simposium,dan artikel jurnal yang pada dasrnya
semua itumerupakan produk dari kegiatan ilmuwan.
Data,simpulan
dan informasi lain yang terkandung dalam karya ilmiah biasabdijadikan acuan
(referensi)ilmuwan lain dalam melaksanakan penelitian atau pengkajian
selanjutnya.Isi (batang tubuh)sebuah karya ilmiah harus memnuhi syarat metide
ilmiah.Menurut John Dewey ada 5 langkah pokok proses ilmiah,yaitu :
1) Mengenali
dan merumuskan masalah
2) Menyusun
kerangka berpikir dalam rangka penarikan hipotesis
3) Merumuskan
hipotesis atau dugaan hasil sementara
4) Menguji
hipotesis
5) Menarik
kesimpulan
Jenis-jenis
Karangan ilmiah :
Ø Laporan
Ø Makalah
Ø Skripsi
Ø Tesis
Ø Disertasi
Ø Kertas
kerja (paper)
Sifat
karangan ilmiah :
·
Abstrak Normal yaitu
informatif,umum,non teknis,tidak untuk kepentingan pribadi menyertakan pendapat
orang lain tanpa bukti,tidak ada ajakan emosional,popular.
·
Spesifik Historis yaitu
informatif,sumber sejarah,tanpa ajakan emosional,tidak untuk kepentingan
pribadi,kongkret,spesifik,semi teknis,bahasa dan susunan normal.
·
Non Teknis Kongkrit
yaitu informatif,bernada populer,spesifik dan kongkrit,tanpa ajakan,emosional
atau imaginatif,sistematis dan ditujukan kepada pembaca dengan pengetahuan
ilmiah dasar.
·
Teknis Umum yaitu
informatif teknis tidak untuk kepentingan pribadi,masalh secara
umum,kongkrit,tidak ada ajakan emosional,ditujukan kepada pembaca
berpengetahuan teknis.
Contoh
Karangan ilmiah
Karangan
ilmiah dapat berupa makalah,usulan penelitian skripsi,tesis,disertasi dan lain
sebagainya,umumnya karangan ilmiah terdiri dari judul
karangan,pendahuluan,pembahasan simpulan dan daftar pustaka.
Ciri-ciri karangan
ilmiah :
Ø Sistematis
Artinya
mengikuti pola pengembangan tertentu,misalnyapola urutan,klasifikasi,kausalitas
dan sebagainya.
Ø Objektif
Artinya
pembahasan suatu hasil penelitian sesuai dengan yang diteliti.
Ø Cermat,tepat
dan benar
Ø Logis
Ø Tidak
persuasif
Ø Tidak
argumentatif
Ø Tidak
emotif
Ø Netral
Artinya
tidak mengejar keuntungan sendiri atau pihak tertentu
Ø Tidak
melebih-lebihkan
Perbedaan Karangan
ilmiah dan non ilmiah :
Menulis
karangan adalah kegiatan menulis usulan-usulan yang benar berupa
pernyataan-pernyataan tentang fakta,kesimpulan-kesimpulanyang ditarik dari
fakta dan merupakan pengetahuan.Terdapat tiga golongan karangan, yaitu
ilmiah,ilmiah populer,dan non ilmiah.
Pengertian Karangan Semi ilmiah
Pengertian Karangan semi ilmiah adalah sebuah penulisan
yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannya tidak semiformal
tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesisanalitis karena
sering dimasukkan karangan non ilmiah.Maksud dari karangan non ilmiah tersebut
ialah karena jenis semi ilmiah.Penulisan yang baik dan benar ditulis dengan
bahasa konkrit,gaya bahsanya formal,kata-katanya tekhnis dan didukung dengan
fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang
menyajikan fakta dan fiksi jenis karangan semi ilmiah memang masih banyak
digunakan misal dalam opini,editorial,resensi,anekdot,hikayat,dan
karakteristiknya berada diantara ilmiah.
Mengarang
merupakan kegiatan mengemukakan gagasan secara tertulis.Menurut Syafie’ie
(1988:41) tulisan pada hakikatnya adalah representasi bunyi-bunyi bahasa dalam
bentuk visual menurut sistem ortografi tertentu.Banyak aspek bahasa lisan
seperti nada,tekanan irama serta beberapa aspek lainnya tidak dapat
direpresentasikan dalam tulisan.Begitu juga halnya dengan aspek fisik,seperti
gerak tangan ,tubuh,kepala,wajah yang mengiringi bahasa lisan tidak dapat
diwujudkan dalam bahasa tulis.Oleh karena itu,dalam mengemukakan gagasan secara
tertulis,penulis perlu menggunakan bentuk tertentu.bentuk-bentuk
tersebut,seperti dikemukakan oleh Semi (2003:29) bahwa secara umum emapat
bentuk yaitu narasi,eksposisi,deskripsi dan argumentasi.
Ciri-ciri karangan Semi
ilmiah :
Ø Ditulis
berdasarkan fakta pribadi
Ø Fakta
yang disimpulkan subjektif
Ø Gaya
bahasa formal dan popular
Ø Mementingkan
diri penulis
Ø Melebih-lebihkan
sesuatu
Ø Usulan-usulan
bersifat argumentative
Ø Bersifat
persuasive
Jenis-jenis
Karangan Semi Ilmiah :
Ø Artikel
Ø Feature
Ø Kritik
Ø Esai
Ø Resensi
Ø Editorial
Ø Opini
Ø Tips
Ø Reportase
Ø Resensi
buku
Contoh
Karangan Semi ilmiah
Karangan
semi ilmiah atau ilmiah populer karakteristiknya berada diantara ilmiah, Misal:
artikel,editorialopini,feature,reportase . Contohnya :Manga,merupakan sebutan
untuk komik di Jepang. Tidak ada yang tahu secara pasti kapan komik masuk
pertama kali ke Jepang,tetapi pada mulanya komik Jepang adalah peniruan dari
film animasi Walt Disney oleh Ozamu Tezuka (1928-1989) dan merupakan cikal
bakal dari komik Jepang modern.Beliau mengekspresikan gerakan film-film animasi
Walt Disney ke dalam komikJepang. Karya-karya beliau setelah akhir perang dunia
II membuka era baru untuk komik Jepang.
Perbedaan
Karangan ilmiah dengan karangan Semi ilmiah
Bahasa
dalam karangan ilmiah menggunakan ragam bahasa Indonesia resmi.Ciri-ciri ragam
resmi yaitu menerapakan kesantunan ejaan (EYD/Ejaan yang disempurnakan),kesantunan
diksi,kesantunan kalimat,kesantunan paragraph,menggunakan kata ganti pertama
“penulis” bukan saya,aku,kami atau kita,memakai kata baku atau istilah
ilmiah,bukan populer menggunakan makna denotasi,bukan konotasi.Menghindarkan
pemakaian unsur bahasa kedaerahan,dan mengikuti konvensi penulisan karangan
ilmiah,yaitu bagian awal karangan (preliminaries) bagian isi (main body), dan
bagian akhir karangan (reference matter)Berbeda dengan karangan ilmiah,bahasa
dalam karangan semi ilmiah/ilmiah populer dan non ilmiah melonggarkan
aturan,seperti menggunakan kata-kata yang bermakna konotasi dan
figurative.menggunakan istilah-istilah yang umum atau popular yang dipahami
oleh semua kalangan dan menggunakan kalimat yang kurang efektif seperti pada
karya sastra.
Pengertian Karangan Non Ilmiah
Pengertian
karangan non ilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui orang
dalam dunia tulis-menulis .Berkaitan dengan istilah ini,ada juga sebagian ahli
bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi.Terlepas dari bervariasinya
penamaan tersebut,hal yang sangat penting untuk diketahui adalah baik karya
ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dan nonfiksi atau apapun namanya,kedua-duanya
memiliki perbedaan yang signifikan.
Perbedaan-perbedaan
yang dimaksud dapat dicermati dan beberapa aspek.
Pertama,karya
ilmiah harus meruapakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual
objektif).Faktual objektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang
diteliti.Kesesuaian ini harus dibuktikan dengan pengamatan atau observasi.
Kedua,karya
ilmiah bersifat metodis dan sistematis,Artinya dalam pembahsan masalah
digunakan metode atau cara-cara tertentu dengan langkah-langkah yang teratur
dan terkontrol melalui proses pengidentifikasian masalah dan penentuan
strategi.
Ketiga,dalam
pembahasannya tulisan ilmiah menngunakan ragam bahsa ilmiah .Dengan kata
lain,ia ditulis dengan menggunakan kode etik penulisan karya
ilmiah.Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahli bahsa dalam
melakukan pengklasifikasian.
Karangan
non ilmiah yang telah disebutkandiatas,terdapat juga karangan yang terbentuk
semiilmiah/ilmiah populer.sebagian ahli bahsa membedakan dengan tegas antara
karangan semiilmiah ini dengan karangan ilmiah dan nonilmiah.Finoza (2005:193)
menyebutkan bahwa karakteristik yang membedakan antara karangan semiilmiah bahsa
yang terlalu teknis tersebut sedapat mungkin dihindari.Dengan kata
lain,karangan semiilmiah lebih mengutamakan pemakaian istilah-istilah
khusus.Jika diperhatikan dari segi sistematika penulisan,karangan ilmiah
mentaati kaidah konvensi penulisan dengan kodifikasi secara ketat dan
sistematis.Dari segi bentuk,karangan ilmiah memiliki pendahuluan (preliminaris)
yang tidak selalu terdapat pada karangan semiilmiah. Karya non ilmiah sangat
bervariasi topik dan cara penyajiannya,tetapi isinya tidak didukung fakta
umum.karangan non ilmiah ditulis berdasarkan faktapribadi,dan umumnya bersifat
subjektif.Bahasanya bisa konkritatau abstrak,gaya bahasanya non formal dan
populer walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis.
Karangan
non ilmiah bersifat :
1) Emotif
Kemewahan dan cinta
lebih menonjol,tidak sistematis,lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
2) Persuasif
Penilaian fakta tanpa
bukti, bujukan untuk meyakinkan pembaca,mempengaruhi sikap cara berfikir
pembaca dan cukup informative.
3) Deskriptif
Pendapat
pribadi,sebagian imajinatif dan subjektif dan jika kritik adakalanya tanpa
dukungan bukti.
Ciri-ciri Karangan non
ilmiah:
·
Ditulis berdasarkan
fakta pribadi
·
Fakta yang disimpulkan
subjektif
·
Gaya bahasa konotatif
dan populer
·
Tidak memuat hipotesis
·
Penyajian diberangi
dengan sejarah
·
Bersifat imajinatif
·
Situasi didramatisir
·
Bersifat persuasif
·
Tanpa dukungan bukti
Jenis-jenis
Karangan non ilmiah :
Ø Dongeng
Ø Cerpen
Ø Novel
Ø Drama
Ø Roman
Ø Anekdot
Ø Hilkayat
Ø Cerber
Sifat
Karangan Non ilmiah :
·
Emotif yaitu sedikit informasi,kemewahan
dan cinta menonjol,melebihkan kebenaran,mencari keuntungan ,tidak sistematis.
·
Persuasif yaitu cukup
informatif sebagian imaginatif dan sujektif nampaknya dapat dipercaya,pendapat
pribadi.
·
Kritik tanpa dukungan
bukti yaitu tidak memuat informasi spesifik,berisi bahasan dan kadang-kadang
mendalam tanpa bukti,berprasangka menguntungkan atau merugikan,formal tetapi
sering dengan bahasa kasar,subjektif dan pribadi.
Contoh
Karangan non ilmiah
Karangan
non ilmiah: karangan yang tidak terikat pada karangan baku,Misal anekdot,opini,dongeng,hikayat,cerpen,novel,roman
dan naskah drama.
Perbedaan Karangan
ilmiah dengan Non ilmiah :
Istilah
karya ilmiah dan non ilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahui
orang dalam dunia tulis-menulis .berkaitan dengan istilah ini, ada juga
sebagian ahli bahasa menyebutkan karya fiksi dan nonfiksi.Terlepas dari
bervariasinya penamaan tersebut,hal yang sangat penting untuk diketahui adalah
baik karya ilmiah maupun non ilmiah/fiksi dan non fiksi atau apapun
namanya,kedua-duanya memiliki perbedaan yang signifikan.
Referensi
:
Langganan:
Posting Komentar (Atom)











0 komentar:
Posting Komentar